
Oplet yg dulu di beli dengan harga 500rb sekarang di tawar 1M
Salbieh/ipeh/nyaknya zaenab, sebenarnya kakak munaroh (di kehidupan nyata)
Cang daim babenya munaroh, di kehidupan nyata kaka ipar munaroh
Hans / adam stardust, sebenarnya orang singapura bukan org belanda (saya koreksi nama aslinya Adam Jagwani dan dia orang Malaysia bukan Singapura)
Hans / adam stardust (koreksi nama Adam Jagwani), berhenti di SDAS lantaran visa hans di indonesia sudah habis
Semua dialog percakapan 90% improvisasi pemain (inilah yg bikin sinetron doel hidup)
Rumah syuting kong ali dengan rumah doel cuman bersebelahan, tetapi pas di sinetron di bikin seperti berjauhan
Pagar rumah sarah yg bisa buka sendiri adalah boongan, belum ada teknologi pagar buka sendiri pada saat itu
Rano karno /doel bukan orang betawi tetapi orang minang (di kehidupan nyata)
Pengarang buku / novel si doel anak jakarta bukan org betawi melainkan jg org minang
Selain sinetron SDAS PT karnos film juga memproduksi 2 sinetron yg berbarengan KEMBANG ILALANG dan USAHA GAWAT DARURAT
Pada adegan dimana mandra didandani seperti perempuan, pas pulang dari ujian rias penganten, mandra dan atun kena tilang beneran, dan akhirnya dibikin menjadi adegan syuting.
Mobil mitsubishi lancer yg di pake sarah adalah mobil bang dul
djoni irawan / roy, adalah sahabat akrab rano karno di kehidupan nyata, di sinetron menjadi musuh
Babe pernah bilang, “sekali kali lu jadi gubernur, jangan cuman jadi supir oplet kyak gua” di kehidupan nyata rano karno pernah menjabat sebagai wakil gubernur banten
Pada saat doel berangkat ke swiss, seharusnya ada beberapa episode yg menayangkan kegiatan kerja doel di swiss dan prancis, ttp dibatalkan, karena waktu itu indonesia dilanda krismon 1998, jadi cuman di ambil beberapa footage saja di SDAS 4 di episode pertama
Pemeran lala di SDAS adalah pemeran saras 008
Rumah makan doel yg ada di sinetron SDAS,adalah rumah makan milik rano karno
Sarah/lia selalu belajar sama mandra di sela2 istirahat syuting bagaimana caranya melakukan improvisasi yg natural
Cornelia/sarah di kehidupan sehari2 malah akrab dengan sebutan sarah, dimana image sarah sudah melekat pada dirinya
Pada episode, dimana doel di terima kerja di cabang pertamina dan doel di tugaskan di kepulauan natuna, sebenarnya adegan merobek surat panggilan kerja tidak ada di dalam skrip, lantaran babe marah beneran karena di kehidupan nyata banyak anak2 dan pemuda2 betawi yg kerja merantau dan meninggalkan kota betawi, yg seharusnya di jaga dan dilestarikan kebudayaannya
Penulis : Kuswadi (Korlipnas)
Sumber : SDAS Crew
Tinggalkan komentar